Mengenal Film Fiksi dan Ragam Jenisnya (Aksi, Petualangan, dan Superhero)
Kehiupan dunia semakin berkembang dan akan terus
berkembang Pertumbuhan ekonomi di sebagin wilayah semakin meningkat, ditambah
dengan semakin berkembangnya teknologi hingga mampu menciptakan berbagai macam
sarana pendukung dalam memudahkan kehidupan manusia dalam menjalankan
aktivitsnya merupakan bagian dari kehidupan modern yang kita jalani saat ini.
Kehidupan modern juga mengubah perilaku masyarakat yang menginginkan segala
sesuatu, terutama dalam hal memenuhi kebutuhan serba cepat sehingga permintaan
dan penawaran suatu barang maupun jasa terkait semakin tinggi. Hal ini memicu
produktivitas masyarakat semakin tinggi membuat mereka semakin larut dalam hiruk pikuk kehidupan
dengan segala aktivitasnya yang lama-kelamaan membuat mereka semakin jenuh.
Kalau sudah jenuh, semua aktivitas yang dilakukan tidak akn berjalan dengan
maksimal dan akan berpengaruh terhadap hasil akhir yang diciptakan. Oleh karena
itu masyarakat membutuhkan hiburan untuk sekedar melepas penat dan menjadi
bagian dari relaksasi diri.
Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk
memenuhi kebutuhan akan hiburan seperti melakukan piknik, berbelanja,
mendengarkan musik, membaca buku fikasi, makan bersama, dan menonton berbagai
jenis film bersama keluarga, baik di bioskop kesayangan maupun sekadar
berkumpul di rumah. Dari beragam cara untuk mendapatkan hiburan di atas,
menonton film merupakan salah satu yang sering dilakukan oleh kebanyakan orang.
Menonton film sendiri agaknya dapat menjadi slousi yang tepat yang dapat
dilakukan untuk menghilangkan tekanan dalm kehidupan ini. Saya pernah membaca
sebuah artikel yang cukup menarik menyatakan bahwa kegiatan menonton film untuk
melepaskan tekanan tersebut dikenal dengan istilah cinematherapy atau
terapi sinema dalam bahasa Indonesia. Cukup menarik untuk diperbincangkan,
namun tulisan ini tidak akan membahas tentang terapi tersebut. Akan tetapi,
melalui tulisan ini penulis akan membawa para pembaca untuk mengenal lebih jauh
tentang film fiksi, salah satu dari beragam jenis film yang ada saat ini berikut
dengan beberapa jenis film fiksi. Check this out!
Film
fiksi, istilah ini sudah sangat popular dalam kehidupan masyarakat dan para
pecinta film. Namun, masih banyak yang belum mengetahui tentang film fiksi ini.
Benar sekali bahwa film fiksi merupakan salah satu jenis film yang sangat
digemari oleh seluruh kalangan masyarakat. Dari kata “fiksi” tentunya sudah
dapat ditebak bahwa film ini bukan merupakan film yng diangkat dari kisah nyata
dan tidak pula berdasarkan kenyataan, namun berdasarkan hasil imajinasi dari
penulisnya atau dengan kata lain merupakan film hasil dari sebuah karangan.
Berbagai macam adegan yang ada pada film ini sudah dirancang sedemikian rupa
sejak awal dengan menunjukkan unsur hiburan. Tidak heran jika film fiksi banyak
dimanfaatkan sebagai sarana hiburan. Setidaknya terdapat beberapa jenis film
fiksi yang dikenal luas saat ini. Tiga diantaranya yakni, film aksi, film
petualangan, dan film superhero. Yuk, kita bahas satu per satu.
1.
Film Aksi
Bagi kalian para pecinta film Hollywood, pasti
sudah sangat akrab dengan jenis film ini. Film yang jug dikenal dengan sebutan action
movie atau film laga ini merupakan jenis film fiksi yang banyak
mempertontonkan aksi laga yang seru sekaligus menegangkan. Ciri khas film aksi
ialah hadirnya satu atau bahkan beberapa tokoh yang berperan sebgai pahlawan
dan terlibat dalam banyak tantangan yang harus dihadapi dengan disertai
beberapa tindak kekerasan, aksi baku hantam, perkelahian, baku tembak, dan
banyak aksi lainnya yang harus dilakukan oleh para profesional. Karena terdapat
banyak adegan yang berbahaya, beberapa aktor/aktris utama menggunakan bantuan
pemeran pengganti atau yang akrab dikenal sebagai stuntman.
Untuk menambah kesan visual, banyak rumah produksi
saat ini memanfaatkan teknologi CGI dalam membuat visual efek sehingga film
menjadi lebih menarik dengan adegan dan suasana yang ditampilkan terkesan lebih
nyata. Beberapa contoh film aksi atau laga yang telah saya tonton yakni Salt
(2010), Dawn of the Planet of the Apes (2014), The Raid 2: Berandal
(2014), dan Mulan (2020). Jika saya mendapat kesempatan untuk
menciptakan sebuah film pendek dengan kategori film aksi, saya akan membuat film
dengan judul “The Burglars: Stay Away from Home.
2.
Film
Petualangan
Selain film
aksi, jenis film ini juga termasuk dalam salah satu yang difavoritkan oleh para
penikmat film, baik lokal maupun internasional. Hampir sama dengan film aksi,
film petualangan juga menampilkan adegan yang penuh dengan tantangan. Jika pada
film aksi banyak menampilkan adegan penuh dengan tantangan yang disertai oleh beberapa
tindakan kekerasan, perkelahian, baku tembak, dan sebagainya. Film petualangan
banyak menampilkan kisah tentang perjalanan, ekspedisi maupun eksplorasi ke
suatu wilayah asing yang belum pernah terjangkau sebelumnya. Selain itu, jenis
film ini seringkali menampilkan latar belakang berupa panorama alam yang
eksotis dan masih alami. Contohnya seperti pegunungan, hutan rimba, padang
pasir, lautan yang luas, daerah pedalaman, dan yang lainnya. Beberapa contoh
dari film dalam kategori film petualangan yang pernah saya tonton yakni, Jumanji
(1995), National Treasure: Book of Secrets (2007), dan Up (2009). Teknologi
CGI juga tidak absen dalam memoles efek visual film-film petualangan tersebut.
Jika suatu saat nanti saya mendapatkan sekempatan untuk membuat sebuah film petualangan,
saya telah mempersiapkan judul yang tepat untuk film tersebut, yakni Find Me
Out.
3.
Film
Superhero
Siapa yang
tidak pernah absen untuk menonton film buatan Marvel Cinematic Universe (MCU)
di setiap perilisannya? Bukan aku! Kebanyakan seri film yang telh dirilis
tersebut merupakan jenis film superhero atau pahlawan super. Ada banyak film
superhero yang telah menghiasi kanca perfilman dunia dari dulu hingga sekarang.
Seringnya film jenis ini mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat. Selain
seru dan menantang, mayoritas film superhero yang beredar dapat disaksikan oleh
hampir semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Berdasarkan
informasi yang telah saya himpun, film ini merupakan genre tua yang telah hadir
sejak era perfilman hitam-putih. Satu-satunya film superhero tertua di dunia
adalah film superhero yang berasal dari Perancis, Judex, dirilis pada
tahun 1916, sekarang film tersebut telah berusia 106 tahun, WOW!! Keren, kan?
Film superhero sebenarnya merupakan sebuah genre film yang berupa perpaduan antara beberapa genre film lainnya, seperti aksi, fantasi, dan fiksi ilmiah. Film ini menitikberatkan pada tindakan salah satu atau banyak tokoh pahlawan super yang mendedikasikan dirinya untuk melayani kepentingan publik dengan menyebarkan kebaikan dan menumpas kejahatan menggunakan kekuatan super yang dimiliki. Beberapa contoh film superhero yang terkenal hingga saat ini dan pernah saya saksikan yakni Spider-Man 2 (2004), The Incredibles (2004), Big Hero 6 (2014), dan Mortal Kombat (2021). The Lady of the Universe merupakan salah satu judul film yang saya rencanakan jika mendapatkan kesempatan untuk membuat sebuah film superhero.
Melalui tulisan di atas dapat kita ketahui bahwa terdapat beragam film yang telah menghiasi layar lebar maupun layar kaca dunia. Hal ini dilakukan selain untuk menghidupkan kembali industri perfilman, juga untuk mempersembahkan karya terbaik yang dapat diciptakan sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat luas yang haus akan hibuaran di tengah aktivitas dan dan produktivitas yang semakin padat. Kita berharap agar indurstri perfilman dunia semakin maju dan mampu memproduksi film tidak hanya mengedepankan aspek hiburan, namun juga dapat memberikan ilmu pengetahuan dari setiap tayangan film yang disaksikan. Well, pada tulisan selanjutnya saya akan membahas tentang beberapa jenis film lainnya. Tetap stay di personal blog ini, ya. See you later!



Comments
Post a Comment